Manchester City Kembali Perketat Jarak Dengan Liverpool

Manchester City Kembali Perketat Jarak Dengan Liverpool

Manchester City yang sempat melempem di beberapa pertandingan lalu kini kembali memperketat jarak ketinggalannya dengan Liverpool. selisih keduanya kini hanya berjarak empat poin seteleh Manchester City berhasil mengalahkan Wolverhampton Wanderers dengan skor 3-0 dalam ajang Liga Inggris Premier di pekan ke-22.

Bermain di kandang sendiri Manchester City terbukti mampu menang dengan skor telak atas Wolverhampton Wanderers. Di menit ke-10 saja The Citizens saja sudah mampu mencetakkan gol kemenangan pertama mereka lewat Gabriel Jesus yang dengan tenang mengeksekusi umpan yang di berikan oleh rekannya.

Tidak berselang lama kemudian Wolves harus bermain dengan 10 pemain saja karena Willy Boly mendapatkan kartu merah setelah melakukan pelanggaran terhadap Bernardo Silva pada menit ke-19. Jesus kembali menggandakan keunggulan City di menit ke-39 lewat hadiah pinalti yang diberikan oleh wasit ketika bek Wolves Ryan Bennett melakukan pelanggaran terhadap Raheem Sterling di dalam kotak terlarang.

Jesus dengan baik menyelesaikan tendangan pinalti tersebut dan memperbesar keunggulan city. Di babak kedua City masih memberikan tekanan ke daerah pertahanan Wolves dan berhasil mendapatkan gol ketiga di menit ke-78 setelah tendangan bebas Kevin De Bruyne gagal di halau dan berhasil di teruskan oleh Conor Coady dan masuk ke gawang sendiri. Dengan kemenangan ini maka City berhasil mencetakkan 19 GP di tiga pertandingan terakhir mereka dan dua diantaranya merupakan kemenangan di ajang piala FA.

David De Gea Catat clean sheet Di Kandang Tottenham Hotspur

David De Gea Catat clean sheet Di Kandang Tottenham Hotspur

David De Gea kiper asal Spanyol tampil luar biasa dalam pertandingan melawan Tottenham Hotspur. Setan Merah bertandang ke markas Tottenham Hotspur dan berhasil mencuri 3 poin kemenangan berkat penyelamatan dari David De Gea. David De Gea berhasil menbuat 11 penyelamtan dan menjadi bintang dalam pertandingan tersebut. Menurut Sang kiper Manchster United sudah kembali menjadi tim yang hebat sebagai mana mestinya.

De Gea juga memberikan pujian kepada sang pelatih sementara yang telah memberikan banyak kebahagiaan bagi para pemain United sejak masuk menggantikan Jose Mourinho. Sebelumnya United telah mencetakkan kemenangan sebanyak lima kali secara beruntun saat melawan tim papan bawah yakni Reading di Piala FA, Cardiff City, Huddersfield Town, Bournemouth dan Newcastle United.

Setan Merah tampil secata impresif di markas Tottenham WEMBLEY STADIUM dan memberikan sejumlah tekanan dan berhasil mencetakkan satu gol tunggal lewat Marcus Rashford yang berhasil menerima umpan dari Paul Pogba dimenit ke-44. De Gea mmenyatakan bahwa permainan United tidak pernah sebaik ini saat bersama dengan Jose Mourinho dan saat ini United sudah menjadi tim yang kuat.

United kini lebih solid dan para pemain bermain lebih baik serta tau bagaimana cara mengendalikan permainan kemudian menciptakan peluang untuk mencuri kemenangan dalam pertandingan. Hal ini tentunya sangat bagus bagi tim dan inilah Manchester United yang sebenarnya.

Juventus Awali Paruh Musim Kedua Dengan Hasil Positif

Juventus Awali Paruh Musim Kedua Dengan Hasil Positif

Juventus sukses mengemas dua gol melawan Bologna di Stadio Renato dall’Ara. Kemenangan ini membawa Juventus lolos ke babak perempat-final Coppa Italia menyusul Lazio dan AC Milan yang sudah terlebih dahulu lolos putaran selanjutnya di Coppa Italia. Gol keunggulan pertama Juventus di buka oleh Federico Bernardeschi ketika pertandingan baru saja berjalan 9 menit.

Meskipun Juventus melakukan banyak rotasi pada barisan pemain mereka namun jalannya pertandingan masih mampu di kuasi dengan baik oleh Juventus dan barisan pertahanan Bologna terlihat di kacaukan oleh para pemain Juventus. Penguasaan bola dari Juventus juga tercatat mencapai 66 persen dengan total tendangan ke gawang sebanyak 11 buah dan enam diantaranya berhasil mengenai sasaran.

Faktor kemenangan Juventus atas Bologna banyak dibicarakan karena faktor keberuntungan semata sebab kesalahan pemain belakang Bologna dianggap cukup konyol sehingga para pemain Juventus mampu mencetakkan gol. Seperti Gol pertama yang tercipta akibat kelalaian dari kiper Bologna dalam mengantisipasi bola yang seharusnya dapat di amankan namun terlepas dan di sambar oleh pemain Juventus sehingga tercipta gol bagi Juventus di menit ke-9 babak pertama.

Gol kedua tercipta di babak kedua ketika pertandingan baru saja di mulai dan berjalan di menit ke-4. Moise Kean berhasil menyambar bola hasil muntahan dari bloking pemain Bologna dan menghasilkan gol kemenangan kedua bagi Juventus. Pergantian pemain juga tampak di lakukan oleh JUventus di babak kedua. Cristiano Ronaldo, Paulo Dybala, dan Alex Sandro di mainkan namun tidak memberikan tambahan gol bagi Juventus dan hingga pertandinghan berakhir skor masih tetap sama yakni 2-0.

Chelsea Mungkin Mampu Kalahkan Tim Nasional Inggris

Chelsea Mungkin Mampu Kalahkan Tim Nasional Inggris

Maurizio Sarri menyatakan bahwa klub klub besar dieropa mungkin saja mampu bermain lebih baik dari pada timnas negara yang paling top sekalipun di Piala Dunia. menurut sang pelatih faktor kesiapan dan kerjasama sangat minim dalam pemain tim nasional di negara negara yang berkompetisi dalam Piala Dunia.

Di level Klub mungkin para pemain tersebut mempunyai prestasi yang baik karena di dukung oleh rekan satu tim yang sudah mempunyai kerjasama dan komunikasi yang baik dilapangan sehingga mereka mampun mencetakkan gol yang indah. Persiapan dalam tim di Piala Dunia hanya berlangsung selama 1 bulan dan menurut Maurizio Sarri hal tersebut belum cukup untuk mempersiapkan sebuah tim dalam menghadapi pertandingan baik dari segi kesatuan tim.

Jadi bukan sebuah hal yang mustahil kalau Chelsea mampu mengalahkan tim nasional seperti negara Inggris dalam sebuah pertandingan. Pelatih lainnya mungkin akan berpendapat sama dengan dirinya sebab kebanyakan dari pelatih Klub kurang tertarik dengan tim nasional.

Pertandingan Piala Dunia mungkin banyak di tunggu tunggu oleh banyak kalangan namun Maurizio Sarri mengaku tidak pernah menyaksikan pertandingan tersebut sebab tidak ada hal yang dapat di pelajari olehnya dari pertandingan tim nasional yang hanya di persiapkan dalam waktu satu bulan saja. Di level klub para pemain akan jauh lebih terorganisasi sebab para pelatih mempunyai waktu yang cukup banyak untuk menjadikan klub bermutu dan dapat bersaing dengan baik dalam pertandingan.

Pep Guardiola Bawa City Raih Kemenangan Telak Di Piala Liga

Pep Guardiola Bawa City Raih Kemenangan Telak Di Piala Liga

Pelatih Manchester City berhasil membawa timnya memenangkan pertandingan melawan Burton di Piala Liga. kemenangan ini merupakan kali kedua Manchester City membuat tim lawan babak belur setelah sebelumnya Manchester City berhasil mengalahkan Rotherham dengan skor 7-0 di ajang Piala FA.

Kemenangan Kali ini atas Burton Albion menambahkan rekor Pep Guardiola dengan margin kemenangan terbesar sepanjang kariernya sebagai seorang pelatih. Manchester City mendominasi jalannya pertandingan dan di partai kedua nantinya pertandingan kedua tim mungkin hanya berlangsung sebagai formalitas saja sebab Manchester City telah mengukit 9 gol ke gawang Burton Albion di partai pertama ini.

Gabriel Jesus pemain asal Brasil tersebut mengemas 4 gol di pertandingan tersebut dan gol lainnya di cetak oleh rekan rekannya Kevin De Bruyne, Oleksandr Zinchenko, Phil Foden, Riyad Mahrez dan Kyle Walker. Kemenangan 9-0 ini merupakan hal kedua kalinya yang berhasil di raih oleh Pep Guardiola setelah sebelumnya terjadi ketika dirinya melatih Barcelona di tahun 2011 dan berhasil melumatkan L’Hospitalet di ajang Copa del Rey.

Burton mengalami kekalahan yang telak dan mencatatkan dirinya sebagai tim yang memgalami kekalahan dengan margin kebobolan gol terbanyak di sepanjang Piala Liga. Hal positif yang berhasil di catatkan oleh Burton dalam pertandingan tersebut adalah mengagalkan usaha Manchester City untuk meraih gol kesepuluh. Catatan kegagalan yang pernah di raih Fulham saat melawan Liverpool di kompetisi yang sama pada tahun 1986.