Ole Gunnar Solskjaer Kecewa Dengan Manchester United

Ole Gunnar Solskjaer Kecewa Dengan Manchester United

Manchester United tampaknya telah mengakhiri trend positif dari Ole Gunnar Solskjaer setelah kalah dari Wolverhampton pada babak perempat-final. Manajer interim Manchester United Ole Gunnar Solskjaer tampak merasa kecewa dengan permainan dari para pasukan setan merah di pekan ini.

Sebelumnya Manchester United di kalahkan oleh Arsenal di Liga Inggris Premier dan kali ini Setan merah kembali mengalami kekalahan dan gugur dalam piala FA saat bertandang ke markas Wolverhampton. Dalam pertandingan tersebut Manchester United memang mempunyai penguasaan bola yang jauh lebih unggul dari pada Wolverhampton namun peluang yang di ciptakan oleh para pemain setan merah tidak lebih banyak daripada Wolverhampton dan hal tersebut membuat Ole Gunnar Solskjaer Kecewa.

Ole Gunnar Solskjaer mengaku bahwa para pemain sudah bermain dengan baik namun hal yang kerap kali terjadi adalah mereka kehilangan kontrol dan akhirnya gol gol mudah tercipta di gawang sendiri sedangka mereka masih belum mampu memberikan gol untuk tim sendiri.

Wolverhampton Wanderers berhasil mencetakkan dua gol ke gawang Manchester United lewat aksi dari Raul Jimenez dan Diogo Jota di babak kedua sedangkan setan merah hanya mampu membalas lewat gol yang di kemas oleh Marcus Rashford di masa injury time. Wolverhampton di bawah asuhan Nuno Espirito Santo berhasil menjadi tim ketiga dalam sejarah yang berhasil mengeliminasi Liverpool dan juga Manchester United dalam piala FA untuk musim yang sama setelah Everton di tahun 2008/2009.

Pep Guardiola Bawa City Raih Kemenangan Telak Di Piala Liga

Pep Guardiola Bawa City Raih Kemenangan Telak Di Piala Liga

Pelatih Manchester City berhasil membawa timnya memenangkan pertandingan melawan Burton di Piala Liga. kemenangan ini merupakan kali kedua Manchester City membuat tim lawan babak belur setelah sebelumnya Manchester City berhasil mengalahkan Rotherham dengan skor 7-0 di ajang Piala FA.

Kemenangan Kali ini atas Burton Albion menambahkan rekor Pep Guardiola dengan margin kemenangan terbesar sepanjang kariernya sebagai seorang pelatih. Manchester City mendominasi jalannya pertandingan dan di partai kedua nantinya pertandingan kedua tim mungkin hanya berlangsung sebagai formalitas saja sebab Manchester City telah mengukit 9 gol ke gawang Burton Albion di partai pertama ini.

Gabriel Jesus pemain asal Brasil tersebut mengemas 4 gol di pertandingan tersebut dan gol lainnya di cetak oleh rekan rekannya Kevin De Bruyne, Oleksandr Zinchenko, Phil Foden, Riyad Mahrez dan Kyle Walker. Kemenangan 9-0 ini merupakan hal kedua kalinya yang berhasil di raih oleh Pep Guardiola setelah sebelumnya terjadi ketika dirinya melatih Barcelona di tahun 2011 dan berhasil melumatkan L’Hospitalet di ajang Copa del Rey.

Burton mengalami kekalahan yang telak dan mencatatkan dirinya sebagai tim yang memgalami kekalahan dengan margin kebobolan gol terbanyak di sepanjang Piala Liga. Hal positif yang berhasil di catatkan oleh Burton dalam pertandingan tersebut adalah mengagalkan usaha Manchester City untuk meraih gol kesepuluh. Catatan kegagalan yang pernah di raih Fulham saat melawan Liverpool di kompetisi yang sama pada tahun 1986.