Tanda-Tanda Wanita Hamil Kekurangan Cairan


Kebutuhan cairan ibu hamil sangat berbeda. Anda membutuhkan lebih banyak cairan untuk membentuk cairan ketuban sekaligus memenuhi asupan nutrisi untuk janin. Jika terlewat, maka akan ada tanda-tanda ibu hamil kurang minum, yang sangat berbahaya. Anda bisa mengatasi masalah perubahan hormon dalam tubuh yang sering terjadi saat hamil. Untuk mengetahui berapa gelas yang harus Anda minum, Anda bisa berkonsultasi dengan informasi di bawah ini.

Tanda-tanda Wanita Hamil Tidak Minum

Semakin tua usia kehamilan, semakin banyak cairan yang dibutuhkan. Tidak mengontrol asupan cairan hanya akan membuat Anda dehidrasi. Jadi bahaya ibu hamil yang kurang minum sangat terasa:

Haus dan lapar

Sederhananya, jika Anda tidak cukup minum, Anda akan haus. Tidak berhenti di situ, Anda akan lebih lapar saat hamil. Rasa lapar ini memaksa Anda untuk makan lebih banyak. Inilah yang membuat kenaikan berat badan begitu drastis. Tidak hanya berbahaya, Anda juga akan menderitanya nanti saat melahirkan jika Anda kelebihan berat badan.

Kelelahan dan Sakit Kepala

Pertumbuhan janin akan melibatkan kerja berat bagi tubuh. Berat badan Anda terus bertambah, jadi Anda membutuhkan energi untuk bergerak. Jika Anda tidak minum cukup, Anda akan cepat lelah. Selain itu, dehidrasi akan menyebabkan sakit kepala saat hamil.

Perubahan Warna Urine

Kekurangan cairan ditandai dengan perubahan warna urin saat buang air kecil. Warna urin coklat menunjukkan bahwa Anda membutuhkan lebih banyak cairan. Selain mengubah warna urin Anda, Anda juga akan lebih sulit untuk buang air besar. Mengkonsumsi lebih banyak cairan juga dapat mencegah infeksi kandung kemih. Urin yang terus mengalir mengurangi risiko bakteri tumbuh di dalamnya.

Terlalu panas

Tinggal di Indonesia tentu akan terasa hangat di waktu-waktu tertentu. Namun, usia kehamilan juga berkontribusi terhadap panas tubuh yang lebih tinggi. Untuk menurunkannya, Anda perlu mengonsumsi lebih banyak air. Air membuat sistem pendingin tubuh bekerja lebih baik untuk mencegah panas berlebih.

Sembelit

Salah satu masalah pada ibu hamil adalah sulit buang air besar. Kekurangan cairan tubuh yang cukup akan memperburuk masalah ini. Fungsi cairan adalah untuk mengencerkan limbah tubuh dan membuatnya lebih mudah untuk dikeluarkan. Semakin keras tinja dikeluarkan, semakin besar risiko terkena wasir.