Mourinho Disebut Akan Latih PSG?

Permasalahan mengenai masa depan Jose Mourinho memang sampai saat ini masih belum ada kepastian yang mana sesuai dengan kabar yang beredar bahwa pelatih asal Portugal tersebut akan melatih klub PSG ( Paris Saint Germain ).

Seperti yang diketahui, bahwa Mourinho saat ini sedang menganggur dan masih belum ada kembali ke dunia pelatihan setelah ia diberhentikan manajemen Manchester United pada akhir tahun 2018 lalu.

Pelatih asal portugal tersebut sempat dirumorkan akan kembali melatih klub Real Madrid. Namun, dengan adanya campur tangan para pemain senior Madrid seperti Marcelo serta Sergio Ramos, manajemen klub Madrid akhirnya membatalkan niat tersebut.

Menurut Daily Record, saat ini pelatih asal portugal tersebut sedang bernegosiasi dengan klub PSG sehingga klub tersebut akan menjadi tujuan akhir Jose Mourinho.

Salah satu alasan mengapa manajemen PSG menjalin komunikasi dengan Mourinho karena mereka tidak cukup puas terhadap kinerja Thomas Tuchel pada tim mereka.

Prestasi Tuchel memang cukup bagus sehingga ia sempat membawa Paris Saint Germain ( PSG ) menjadi juara pada Liga Prancis yang mana mereka mendapatkan 20 poin dari pesaing mereka pada klasemen Ligue 1.

Akan tetapi, PSG tersingkir pada babak 16 besar Liga Champion yang membuat manajemen PSG menjadi kecewa sehingga mereka berencana untuk mencari seorang pelatih baru yang dapat meraih kesuksesan pada level Eropa.

Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi yang diklaim sering mengontak sang pelatih, Jose Mourinho akhir – akhir ini.

Al-Khelaifi dikabarkan sangat tertarik dengan record kesuksesan Mourinho sehingga ia percaya bahwa sang pelatih tersebut dapat meraih trofi Liga Champion di Paris. Namun sampai saat ini pembahasan tersebut masih belum mencapai level serius. Ini karena PSG masih ingin mempertahankan Thomas Tuchel.

Presiden Lyon Mengatakan Tak Sanggup Membayar Mourinho

Isu tentang kedekatan Lyon dengan Jose Mourinho dibantah langsung oleh sang presiden, Jean-Michel Aulas. Ia mengatakan bahwa kondisi keuangan timnya tak memungkinkan untuk merekrut pelatih berjuluk ‘The Special One’ tersebut.

Mourinho sekarang ini sedang kosong pasca dipecat Setan Merah pada bulan Desember 2018 lalu. Namun, pria berkebangsaan Portugal tersebut mengatakan bahwa ia siap untuk kembali melatih tim dimulai pada musim panas mendatang.

Beragam isu yang mengaitkan Mourinho dengan beberapa klub besar Eropa pun bermunculan. Seperti  Bayern Munchen, Inter Milan yang pernah diasuhnya, hingga beberapa nama yang tidak diprediksi banyak orang seperti Lyon.

Mourinho pernah mengatakan bahwa dirinya tertarik untuk melatih  tim Prancis,dikarenakan ia belum pernah merasakan pengalaman di Ligue 1. Pernyataan itu semakin mengangkat isu yang mengaitkan dirinya dengan Lyon.

“Saya membayangkan diri saya sebagai pelatih di Ligue 1. Saya telah menjadi pelatih di empat negara berbeda. Saya ingin mengenal budaya lainnya. Bekerja di liga yang baru tentu akan menjadi sebuah pengalaman yang fantastis,” tutur Mourinho

Lyon mempunyai banyak pemain muda bertalenta, yang dipercaya akan membuat Mourinho merasa tertantang berada di dalamnya. Tapi harapan itu harus langsung buyar setelah Aulas mengkonfirmasi bahwa klubnya tak sanggup untuk menyewa Mourinho karena gajinya yang selangit.

Mourinho bukanlah satu-satunya pelatih yang dirumorkan dengan Lyon. Ada beberapa nama pelatih lainnya, seperti Laurent Blanc yang pernah mengasuh sejumlah tim seperti Paris Saint-Germain hingga Timnas Prancis.

“Anda secara berlanjut mendengar kabar tentang pelatih yang ingin datang ke Lyon. Saya merasa senang. Saya mendengar ada pelatih Prancis yang hebat, yang dulu sempat melatih PSG. Saya juga mendengar pelatih Portugal yang pernah melatih Setan Merah,” tambahnya.

“Saya mendengar hipotesis tentang siapa yang akan melatih Lyon. Kami tidak akan mengadakan diskusi  dalam beberapa hari mendatang,” lanjutnya.

Saat ini, kursi pelatih Lyon masih dipegang oleh Bruno Genesio. Isu pemecatannya mencuat karena Lyon masih tertahan di peringkat tiga klasemen Ligue 1 saat ini dengan koleksi 56 poin.

MU Keluarkan Rp 353 M Setelah Pecat Mourinho

Related image

Manchester United dikabarkan akan mengeluarkan dana sebesar Rp 353 Miliar ( 19,6 juta pondsterling ) atas pemberhentian Mourinho. Hal ini sesuai dengan yang disampaikan oleh Vice-Chairman, Ed Woodward dalam laporan keuangan klub yang masuk ke daftar “exceptional item”.

exceptional item untuk kali ini yaitu mencapai 19,6 juta poundsterling mengenai kompensasi terhadap mantan manajer serta beberapa staf pelatih lainnya.

Dengan dana sebesar 19,6 juta poundsterling tentu tidak hanya di peruntukan kepada Mourinho sendiri, Namun juga untuk para staffnya seperti Ricardo Formosinho (pemandu bakat), Silvino Louro (pelatih kiper), Stefano Rapetti (pelatih kebugaran) beserta dua analis Giovanni Cera dan analis Carlos.

Dalam pemecatan Mourinho klub setan merah harus mengeluarkan dana yang cukup besar sebagai biaya kompensasi agar mereka tidak terikat lagi dengan mantan pelatih Madrid tersebut. Ini karena Mourinho sampai saat ini masih terikat kontrak dengan MU sampai 2020.

Mourinho sendiri dipecat oleh Manchester United pada bulan desember lalu setelah MU mengalami kekalahan denga hasil yang sangat buruk. Sampai saat ini posisi Mourinho sementara diganti oleh Ole Gunnar Solskjaer yang berstatus sebagai seorang caretaker.

Dibawa pimpinan Ole Gunnar Solskjaer, Manchester United meraih sebanyak sepuluh kemenangan, satu kali kalah serta satu kali imbang dari 12 pertandingan. Saat ini MU juga sudah mampu berhasi masuk ke peringkat empat klasemen Liga Inggris setelah sempat selisih 10 angka dua bulan lalu.

Semenjak Diasuh Oleh Solskjaer, Penampilan MU Semakin Membaik!

Image result for Solskjaer,

Klub sepakbola Manchester United, mengaku semenjak diasuh Ole Gunnar Solskjaer dimana taktik yang ia terapkan dapat mendongkrak penampilan MU.

Pada 19 Desember 2018 Ole Gunnar Solskjaer mulai menjadi pelatih The Red Devils, ia menggantikan posisi Jose Mourinho yang mengharuskan dirinya mengangkat kaki dari Old Trafford karena hasil buruk yang diterima oleh klub Manchester United.

Manajer asal Norwegia ini telah menjadi asuhan MU dan ia telah membuat performa MU lebih menyerang. Klub ini tidak hanya merepotkan bagian belakang tim lawan namun juga solid lini belakang.

Hasil yang diterima oleh Manchester United juga sangat baik, hal tersebut dikarenakan ia dapat menyapu bersih kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhir yang digelar.

Para pemain yang diasuh Ole Gunnar Solskjaer masih sama ketika dilatih oleh Jose Mourinho. Namun saat ini klub tersebut lebih berhasil dalam hal serangan dan pertahan. Fakta lain bahwa ia mempunyai banyak sejarah bersama klub ini sehingga dapat membuka berbagai jalan saat ia berbicara.

Untuk teori yang diberikan yaitu mengontrol permainan, mencetak gol serta memperbanyak menyentuh bola. Kita dapat mengatakan hal ini ketika berada di lapangan dengan posisi seorang penyerang, namun ia tetap menginginkan tim tersebut untuk menjaga area penalti dengan baik.

Untuk hasil impresif yang telah dilakukan dapat membuat Manchester United kini berada dalam peringkat ke enam klasemen sementara serta mendulang sebanyak 44 poin.

Ole Gunnar Solskjaer Ubah Startegi Jose Mourinho

Ole Gunnar Solskjaer Ubah Startegi Jose Mourinho

Solskjaer menyebutkan bahwa taktik dari Jose Mourinho sebelumnya sangat tidak sesuai dengan gaya bermain dari Manchester United. Manchester United sejak dulu sudah di kenal dengan gaya bermain menyerang yang dapat membuat lawan kehilangan tempo permainan mereka.

Sebelumnya Jose Mourinho lebih fokus dengan gaya bertahan dan serangan balik untuk mendapatkan gol kemenangan dalam pertandingan dan hal tersebut membuat Manchester United kebobolan yang cukup banyak meski musim ini baru saja memasuki paruh kedua. Sejak di gantikan oleh pelatih sementara peforma dari United sudah membaik dan berhasil memenangkan enam pertandingan secara beruntun dengan koleksi gol sebanyak 17.

Ole Gunnar Solskjaer menyatakan bahwa gaya bermain dari Manchester United sudah seharusnya seperti ini sejak dulu karena United dalah menyerang, kecepatan dan kekuatan. Kini Ole Gunnar Solskjaer menjadi satu satunya kandidat pelatih sempurna untuk Manchester United sebab untuk pertama kalinya dalam sejarah pelatih United terjadi kemenangan enam kali secara beruntun dalam masa pelatihan manajer baru.

Ole Gunnar Solskjaer menuturkan bahwa bukan tidak mungkin bagi United untuk dapar bersaing dengan baik dimusim depan dan tugas saat ini adalah membawa Setan Merah untuk mengantongi satu tiket ke Liga Champions di musim depan dan ini adalah pembuktian diri Solskjaer sebagai pelatih yang pantas untuk United. Perubahan susunan pemain mungkin akan terjadi di bursa transfer mendatang sebab United akan lebih banyak menyerang dalam pertandingan selanjutnya.

David De Gea Catat clean sheet Di Kandang Tottenham Hotspur

David De Gea Catat clean sheet Di Kandang Tottenham Hotspur

David De Gea kiper asal Spanyol tampil luar biasa dalam pertandingan melawan Tottenham Hotspur. Setan Merah bertandang ke markas Tottenham Hotspur dan berhasil mencuri 3 poin kemenangan berkat penyelamatan dari David De Gea. David De Gea berhasil menbuat 11 penyelamtan dan menjadi bintang dalam pertandingan tersebut. Menurut Sang kiper Manchster United sudah kembali menjadi tim yang hebat sebagai mana mestinya.

De Gea juga memberikan pujian kepada sang pelatih sementara yang telah memberikan banyak kebahagiaan bagi para pemain United sejak masuk menggantikan Jose Mourinho. Sebelumnya United telah mencetakkan kemenangan sebanyak lima kali secara beruntun saat melawan tim papan bawah yakni Reading di Piala FA, Cardiff City, Huddersfield Town, Bournemouth dan Newcastle United.

Setan Merah tampil secata impresif di markas Tottenham WEMBLEY STADIUM dan memberikan sejumlah tekanan dan berhasil mencetakkan satu gol tunggal lewat Marcus Rashford yang berhasil menerima umpan dari Paul Pogba dimenit ke-44. De Gea mmenyatakan bahwa permainan United tidak pernah sebaik ini saat bersama dengan Jose Mourinho dan saat ini United sudah menjadi tim yang kuat.

United kini lebih solid dan para pemain bermain lebih baik serta tau bagaimana cara mengendalikan permainan kemudian menciptakan peluang untuk mencuri kemenangan dalam pertandingan. Hal ini tentunya sangat bagus bagi tim dan inilah Manchester United yang sebenarnya.